LKKN Berharap Kejari Lutim Segera Proses PT.Vale Indonesia Yang Diduga Banyak Lakukan Pelanggaran

oleh -163 views

Jawapossmakassar.co- PT VALE INDONESIA Tbk, merupakan perusahaan tambang dan pengolahan nikel yang berlokasi di blok Sorowako, di Kabupaten Luwu Timur, dan mulai berdiri sejak 25 juli 1968, dan lebih dikenal dengan PT INCO SOROWAKO, yang diduga melakukan sejumlah pelanggaran dalam kegiatan kerja sejak berpuluh-puluh tahun lamanya tanpa mementingkan pajak negara yang diduga mencapai hingga miliaran rupiah.

Terkait dengan adanya sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh anak cabang VALE multi tambang dari negara Brasil ini, DPP-LKKN (Lembaga Kontrol Keungan Negara) sebagai salah satu lembaga kontrol sosial sudah melakukan surat resmi ke pihak kejaksaan negeri (kejari) kabupaten Luwu Timur.

Baharuddin, ketua DPP-LKKN saat ditemui disela-selah kesibukannya mengatakan ” kami susah melakukan penyuratan resmi kepada pihak Kejari, dan surat kami tersebut diterima langsung Kepala Kejari Lutim ( Yohannes Avilla Agus Awanto Putra) disalah satu kafe di jalan pattimura makassar, pada bulan september lalu, dan sangat berterima kasih atas adanya masukan dan pantauan yang dilakukan DPP-LKKN sebagai lembaga kontrol sosial dan berjanji akan melakukan tindak lanjut terkait kasus yang dilaporkan, ujar kepada Awak media pada Selasa,(22/10/2019), saat di temui disalah satu warkop di Kota Makassar.

Menurut Ketua LKKN,”Kilas balik laporan yang kami ajukan, kasus hasil telusur kami dilapangan perusahaan tersebut sudah banyak melakukan pelanggaran, mulai dari sekian banyak pajak negara yang tertunggak, pencemaran lingkungan (AMDAL) serta kami menduga PT VALE INDONESIA melakukan kerja diatas kawasan hutan lindung seluas 88,38 Ha, dan diduga keras melakukan perluasan area hingga menambah ke hutan lindung seluas 15,542 Ha dari luasan WILAYAH 2003 Ha”,ujarnya.

Namun sekali lagi, Ibar mengungkapkan hingga saat ini belum ada tanggapan atau pun balasan surat resmi dari pihak kejari Lutim. Baharuddin, yang juga sempat penyingkapi sejumlah pelanggaran lainnya yang dilakukan perusahaan tersebut, seperti adanya pendangkalan terhadap sungai sekitar wilayah penambangan dan juga pencemaran didalamnya, sehingga PT VALE INDINESIA sangat mengenyampingkan hak layak hidup masyarakat sekitar, dan juga dianggap mengebiri hak masyarakat sekitar dalam meningkatkan perekonomian”,kata ibar.

“Dalam hal sejumlah pelanggaran yang kami laporkan tersebut, agar kiranya dapat tanggapan atau setidaknya saat ini pihak Kejari Lutim sudah melakukan penindakan terhadap perusahaan terkait, sehingga memberikan ganjaran efek jera terhadap perusahaan yang mencoba melakukan kecurangan baik terhadap keuangan Negara mau pun terhadap masyarakat sekitar wilayah Luwu Timur, dan bukan didiamkan seperti ini, seakan-akan laporan yang kami berikan tidak digubris, atau jangan-jangan kejari Lutim sudah masuk angin atau sudah menyelesaikan kasus tersebut secara interen saja”,kunci Ibar Ketua DPP LKKN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *